Kisah Tulang Nabi Yang Digunakan Untuk Mendatangkan Hujan

Kisah Tulang Nabi Yang Digunakan Untuk Mendatangkan Hujan

KISAH TULANG SEORANG NABI DIGUNAKAN UNTUK MENDATANGKAN HUJAN

الصواعق المحرقة ابن حجر الهيتمي

وَلما حبس قحط النَّاس بسر من رأى قحطا شَدِيدا فَأمر الْخَلِيفَة الْمُعْتَمد ابْن المتَوَكل بِالْخرُوجِ للاستسقاء ثَلَاثَة أَيَّام فَلم يسقوا فَخرج النَّصَارَى وَمَعَهُمْ رَاهِب كلما مد يَده إِلَى السَّمَاء هطلت ثمَّ فِي الْيَوْم الثَّانِي كَذَلِك فَشك بعض الجهلة وارتد بَعضهم فشق ذَلِك على الْخَلِيفَة فَأمر بإحضار الْحسن الْخَالِص وَقَالَ لَهُ أدْرك أمة جدك رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم قبل أَن يهْلكُوا فَقَالَ الْحسن يخرجُون غَدا وَأَنا أزيل الشَّك إِن شَاءَ الله وكلم الْخَلِيفَة فِي إِطْلَاق أَصْحَابه من السجْن فَأَطْلَقَهُمْ فَلَمَّا خرج النَّاس للاستسقاء وَرفع الراهب يَده مَعَ النَّصَارَى غيمت السَّمَاء فَأمر الْحسن بِالْقَبْضِ على يَده فَإِذا فِيهَا عظم آدَمِيّ فَأَخذه من يَده وَقَالَ استسق فَرفع يَده فَزَالَ الْغَيْم وطلعت الشَّمْس فَعجب النَّاس من ذَلِك فَقَالَ الْخَلِيفَة لِلْحسنِ مَا هَذَا يَا أَبَا مُحَمَّد فَقَالَ هَذَا عظم نَبِي ظفر بِهِ هَذَا الراهب من بعض الْقُبُور وَمَا كشف من عظم نَبِي تَحت السَّمَاء إِلَّا هطلت بالمطر فامتحنوا ذَلِكالْعظم فَكَانَ كَمَا قَالَ وزالت الشُّبْهَة عَن النَّاسوَرجع الْحسن إِلَى دَاره

Ketika Imam Hasan Al Asykari di penjara terjadilah musim paceklik yang parah dan hujan nggak turun turun, kemudian Kholifah Al Mu'tamid bin Mutawakkil memerintahkan orang orang unttk keluar dan sholat istisqo' selama 3 hari tapi ternyata tidak ada hasilnya. kemudian orang2 nasrani keluar bersama pendetanya, ketika sang pendeta mengulurkan tangannya ke langit tiba tiba hujan turun dengan lebatnya, kemudia di hari yg kedua juga begitu. sebagian orang orang yg bodoh menjadi ragu ragu bahkan sebagian lagi pada murtad, hal ini membuat rasah sang kholifah, kemudian kholifah menyuruh agar Hasan di datangkan, kholifah berkata kepada Al Hasan :

" temuilah ummat kakekmu Muhammad shollallohu alaihi wasallam sebelum mereka binasa"

Hasan berkata " suruh orang orang pada keluar besok, aku akan menghilangkan keraguan mereka."

Hasan juga berbicara kepada kholifah agar melepaskan teman-temannya dari penjara, dan kholifahpun melepaskan mereka.

Ketika orang orang telah keluar untuk istisqo' dan sang rahib mengangkat tangannya bersama orang orang nasroni tiba tiba langitnya mendung dan Hasan pun memerintahkan agar memegang tangannya rahib, ternyata di tangan rahib terdapat tulang manusia, dan diambillah tulang terseb dari tangannya. Hasan berkata kepada rahib " mintalah hujan sekarang ", kemudian rahib mengangkat tanganya maka hilanglah mendung tersebut dan muncullah matahari.

Orang-orang menjadi heran dengan kejadian tersebut . kholifah berkata kepada Hasan : " apa ini wahai aba muhamad", hasan berkata " ini adalah tulangnya seorang Nabi , pendeta ini mendapatkannya dari sebagian kuburan, dan tidaklah dibuka dari tulangnya seorang Nabi di bawah langit kecuali langit akan mencurahkan hujan dengan lebatnya".

Kemudian orang orang mencoba tulang tersebut dan terjadilah seperti apa yang dikatakan oleh Al Hasan dan hilanglah keraguan dari mereka , akhirnya Al Hasan pun kembali kerumahnya.

Wallohu a'lam bis showab

 



  • Komentar (0)
Maaf Tidak Ada...

Beri Komentar

Silahkan Login Terlebih dahulu. Masuk