Menyongsong Bulan Mulia, Rojab

Menyongsong Bulan Mulia, Rojab

Oleh: Salim Asfandi (Mahasiswa tingkat IV Universitas al-Ahgaff

Bulan Rojab sudah berada di depan mata. Sudah selayaknya bagi insan muslim untuk memperingati kedatangan bulan mulia tersebut.

Dikatakan bahwa Bulan Rojab adalah bulannya Allah, setiap muslim seyogyanya mengoreksi hubungan pribadinya dengan Allah, bagaimanakah keadaan hubungannya dengan Allah pada hari-hari yang lalu? Dan seperti apakah hubungan yang akan dibangun untuk hari ke depan? 

Telah datang kabar tentang kisah Anak Adam esok di hari kiamat, mereka akan berbincang langsung dengan Allah dengan tanpa penerjemah. Maka, tidak akan ada lagi yang pantas dihaturkan kepada Allah kecuali amal-amal solih mereka. Lalu, pantaskah seorang hamba saat itu bertemu dengan Allah-nya dalam keadaan tidak mengenali-Nya?

Patut untuk insan Muslim ketahui, bahwa tidak ada sebuah doa yang dihaturkan oleh hamba kepada Allah, kecuali Allah telah mengizinkan hamba itu untuk meminta kepada-Nya, Allah telah memberikan Taufiq kepadanya untuk berdoa memohon kepada-Nya. Maka, berdoalah kepada Allah, memohon ampunlah kepada Allah, karena kesempatan untuk berdoa dan bertaubat adalah sebuah kenikmatan yang agung.

Seindah-indahnya istighfar adalah istighfar yang tertulis dalam Al-Quran, sebagaimana Habib Umar bin Hafidz anjurkan untuk memperbanyak istighfar di bulan Rojab dengan lafadz:

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Ketika seorang insan muslim sudah mencintai Allah, maka selayaknya dia juga mencintai kekasih-Nya; Nabi Muhammad. Dari diri Nabi terpancar sifat-sifat illahi, melalui Nabi tersambung hubungan Hamba dengan Allah. Beliau adalah sosok yang paling penuh kasih kepada hamba Allah, beliau adalah orang yang paling mengerti perasaan umat. Beliau selalu berada di tengah para sahabat ketika mereka dilanda kesulitan. Beliau selalu berusaha mencukupi orang yang membutuhkan, hingga beliau rela bersujud dan meneteskan air mata dihadapan Allah demi memohon syafaat untuk umat di hari kiamat.



  • Komentar (0)
Maaf Tidak Ada...

Beri Komentar

Silahkan Login Terlebih dahulu. Masuk