- Depan
- Tampilkan Konten
Shohih Bukhori Di Bulan Rajab
Shohih Bukhori Di Bulan Rajab
Ketika memasuki bulan Rajab kita akan menemukan banyak majelis para Habaib yang melakukan pembacaan hingga khataman kitab hadits Shohih Bukhori, sebagaimana hal tersebut dulu juga dilakukan oleh Habib Muhammad bin Hadi Assegaf di zawiyah beliau di Seiwun (zawiyah itu semacam majelis).
Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf menjelaskan, bahwasanya pembacaan Bukhori di Seiwun tersebut sudah dilakukan terlebih dahulu oleh Habib Hadi (ayah Habib Muhammad bin Hadi Assegaf), sebab waktu itu Habib Hadi sering membaca Shohih Bukhori bersama salah satu murid beliau dari marga Al-'Amudi, lalu akhirnya beliau khusus kan bulan Rajab untuk membaca Bukhori, mengikuti kebiasaan daripada keluarga Al-Ahdal di Yaman pada saat itu yang mengkhususkan Rajab untuk membaca Shohih Bukhori.
Setelah Habib Hadi wafat, maka majelis pembacaan Shohih Bukhori pun dilanjutkan oleh anak beliau Habib Muhammad bin Hadi bertempat di zawiyah di Seiwun, (sebagaimana zawiyah tersebut juga menjadi tempat Habib Muhammad bin Hadi mengadakan berbagai majelis ilmu lainnya selain Shohih Bukhori).
Bahkan Habib Muhammad bin Hadi melakukan pembacaan Shohih Bukhori sampai khatam/selesai dalam waktu hanya delapan hari, namun 8 hari itu penuh keberkahan, sehingga bukan hanya asal baca, melainkan tetap dengan pembacaan yang teliti, disertai dengan tanya jawab jika ada teks yang tidak dipahamai ketika membaca kitab tersebut, sampai-sampai Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf berkata:
و أنا ما رأيت بركة كما أيام قراءة عمكم محمد
"(±)Dan aku tidak pernah melihat barokah seperti yang ada pada hari-hari majelis pembacaan Shohih Bukhori oleh Habib Muhammad bin Hadi Assegaf".
Selepas Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, pembacaan Shohih Bukhori bulan Rajab di Zawiyah beliau di Seiwun diteruskan oleh anak-anak beliau, sebagaimana pembacaan berbagai ilmu selain Shohih Bukhori di Zawiyah ini juga diteruskan oleh anak-anak beliau, diantaranya oleh Habib Ali bin Muhammad bin Hadi Assegaf yang kita saksikan di video di atas.
Sumber: Jany al-Qithaf / Hal. 119 (Habib Abubakar 'Adni Al-Masyhur)
Video: Habib Ali Bin Muhammad bin Hadi Assegaf



- Komentar (0)
Maaf Tidak Ada...Beri Komentar