- Depan
- Tampilkan Konten
Rangkaian Hikmah Tentang Menjaga Pandangan
Rangkaian Hikmah Tentang Menjaga Pandangan
Rangkaian Hikmah Tentang Menjaga Pandangan
لماذا إطلاق البصر خطير وغضه مهم؟
Mengapa Mengumbar Pandangan Itu Berbahaya dan Menjaganya Penting?
اللَّحَظاتُ: فَهِيَ رائِدُ الشَّهْوَةِ ورَسُولُها، وحِفْظُها أصْلُ حِفْظِ الفَرْجِ، فَمَن أطْلَقَ بَصَرَهُ أوْرَدَ نَفْسَهُ مَوارِدَ المُهْلِكاتِ. والنَّظَرُ أصْلُ عامَّةِ الحَوادِثِ الَّتِي تُصِيبُ الإنْسانَ، فالنَّظْرَةُ تُوَلِّدُ خَطْرَةً، ثُمَّ تُوَلِّدُ الخَطْرَةُ فِكْرَةً، ثُمَّ تُوَلِّدُ الفِكْرَةُ شَهْوَةً، ثُمَّ تُوَلِّدُ الشَّهْوَةُ إرادَةً، ثُمَّ تَقْوى فَتَصِيرُ عَزِيمَةً جازِمَةً، فَيَقَعُ الفِعْلُ ولا بُدَّ، ما لَمْ يَمْنَعْ مِنهُ مانِعٌ، وفِي هَذا قِيلَ: الصَّبْرُ عَلى غَضِّ البَصَرِ أيْسَرُ مِنَ الصَّبْرِ عَلى ألَمِ ما بَعْدَهُ. (ابن القيم)
"Pandangan adalah penanggung jawab syahwat dan perantaranya. Dan menjaga pandangan adalah kunci menjaga kemaluan. Barangsiapa yang mengumbar pandangannya, maka telah menjebloskan dirinya kepada hal-hal yang membinasakannya.
Dan pandangan adalah pokok bencana yang sering mengenai manusia. Karena pandangan menimbulkan bisikan, dari bisikan timbul pikiran, dari pikiran timbul syahwat, dari syahwat timbul keinginan, dan terus sampai keinginan itu menguat sehingga menjadi tekad yang kuat, maka terjadilah hal yang tidak kita inginkan dan itu tidak bisa dihindari selama tidak ada sesuatu yang menghalanginya.
Dalam hal ini dikatakan: "Sabar dalam menjaga pandangan lebih mudah daripada sabar menahan rasa sakit setelah melepasnya."
Al-Jawabul Kafi, Ibnul Qoyyim



- Komentar (0)
Maaf Tidak Ada...Beri Komentar