- Depan
- Tampilkan Konten
Mengejar Akhirat, Dunia Pasti Didapat
Mengejar Akhirat, Dunia Pasti Didapat
MENGEJAR AKHIRAT, DUNIA PASTI DIDAPAT
Jika kamu meminta gelas pastinya hanya akan dapat gelas, namun jika kamu meminta air, kamu akan mendapat gelas dan juga air.
Begitu juga dengan dunia, jika kamu hanya sibuk dengan dunia pastinya yang kamu dapat hanyalah dunia. Namun jika kamu mengejar akhirat maka kamu akan dapat keduanya dunia dan akhirat.
Karena mengejar dunia itu seperti mengejar bayang-bayang tidak ada habisnya. Sebaliknya mengejar akhirat berarti memposisikan matahari dihadapannya maka bayang-bayang pasti otomatis mengikutinya.
Sebagaimana dikatakan ;
الدنيا كالظل لو لاحقتها تهرب منك و لو اعطيتها ظهرك تلاحقك
“Dunia itu ibarat bayangan, bila kau kejar, dia akan lari darimu. Tapi bila kau palingkan badanmu, dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu.”
Hal ini selaras dengan sabda nabi ﷺ :
مَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ، وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهُ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا قُدِّرَ لَهُ
“Siapa yang obsesi hidupnya adalah akhirat, maka Allah akan menjadikan kekayaannya berada di dalam hatinya, menyatukan urusannya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Sebaliknya, siapa yang menjadikan dunia sebagai obsesinya, maka Allah akan meletakkan kefaqiran (kurang terus) di depan matanya, Dia akan mencerai-beraikan urusannya, sementara dunia tidak mendatanginya kecuali sebatas apa yang telah ditakdirkan baginya.”
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Bekerja siang malam belum tentu kaya, sementara umur terus merangkak tua dan pasti akan mati, dan kadang di usia yang masih mudapun sudah banyak yang mati, karena syarat mati tidak harus menunggu kita tua.
Setiap potongan hidup selalu menyajikan pilihan-pilihannya
sendiri. Kita hanya punya dua pilihan, mengejar bayangan semu atau berbalik menuju kepastian akhirat.
Teruslah melangkah maju namun sesekali lihatlah bayang (dunia) itu, karena Allah azza wa jalla berfirman :
وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (berupa kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al-Qashshash: 77)
Barakallahu fiikum.
Muhammad adib anshori (fb)



- Komentar (0)
Maaf Tidak Ada...Beri Komentar